kabargamer.com – Kalau ngomongin PUBG Mobile, rasanya nggak lengkap tanpa nyebut nama Zuxxy. Cowok satu ini udah kayak legenda hidup di dunia PUBG Mobile. Nggak cuma jadi salah satu pemain terbaik Indonesia, tapi juga udah diakui di level dunia berkat skill-nya yang gila, mental baja di bawah tekanan, dan loyalitasnya ke tim yang luar biasa. Perjalanan Pro Player Zuxxy dari pemain biasa sampai jadi ikon global bareng Bigetron Red Aliens (BTR RA) tuh bener-bener kayak cerita inspiratif yang bikin banyak gamer muda pengen ngikutin jejaknya.
Awal Karier dan Tim Bigetron

Kisah Zuxxy jelas nggak bisa dipisahkan dari Bigetron Esports, rumah sekaligus keluarga yang membesarkannya di dunia kompetitif. Di balik nickname “Zuxxy” sebenarnya ada sosok Made Bagas Pramudita, anak Bali dengan passion luar biasa terhadap game. Uniknya, dia punya saudara kembar identik bernama Luxxy (Made Bagas Prabaswara) yang juga sama jagonya! Nggak heran mereka dijuluki “kembar maut” yang bikin banyak lawan ketar-ketir di turnamen besar.
Awalnya sih Zuxxy cuma main PUBG Mobile buat iseng pas waktu luang. Tapi ternyata bakatnya nggak bisa disembunyiin. Refleks cepat, kemampuan baca situasi, dan strategi yang cerdas bikin dia langsung menonjol. Nggak lama kemudian, Bigetron Esports yang lagi ngebangun tim PUBG Mobile langsung ngelirik dia — dan sisanya, ya, sejarah.
Waktu Zuxxy resmi gabung, terbentuklah skuad legendaris: Zuxxy, Luxxy, Ryzen, dan Microboy. Kombinasi ini jadi pondasi Bigetron Red Aliens (BTR RA), tim yang kemudian dikenal sebagai salah satu tim paling ditakuti di dunia. Tapi jangan salah, semua pencapaian itu nggak instan. Mereka ngelewatin masa latihan yang super ketat, naik-turun bareng, dan ngebangun chemistry yang kuat banget kayak saudara sendiri.
Buat Zuxxy, Bigetron bukan cuma tim. Di sinilah mental juaranya ditempa. Dari gamer berbakat, dia berubah jadi atlet esports profesional yang bisa ngadepin tekanan, tetap rendah hati walau di puncak, dan selalu fokus ngejar kemenangan tim.
Prestasi Zuxxy di Turnamen Dunia
Skill individu Zuxxy udah nggak perlu diragukan lagi, tapi yang bikin dia makin dihormati adalah kemampuannya bikin timnya bersinar. Bigetron Red Aliens pernah jadi tim paling mendominasi di sejarah PUBG Mobile, dan Zuxxy jadi sosok penting di balik itu semua.
Puncak kejayaan mereka datang tahun 2019 waktu BTR RA juara dunia di PUBG Mobile Club Open (PMCO) Global Finals di Malaysia. Bayangin aja, lawannya tim-tim kuat dari seluruh dunia, tapi Bigetron tampil luar biasa dari awal sampai akhir. Sebagai In-Game Leader (IGL), Zuxxy mimpin timnya dengan tenang dan taktis — ngatur rotasi, posisi, sampe ambil keputusan penting di detik-detik krusial.
Kemenangan ini bukan cuma soal trofi, tapi juga bukti kalau Asia Tenggara bisa bersinar di dunia PUBG Mobile. Banyak analis bilang, gaya kepemimpinan Zuxxy yang kalem tapi cerdas itu kunci sukses BTR RA.
Daftar prestasi Zuxxy juga panjang banget, beberapa di antaranya:
- 🏆 Juara PMWL (PUBG Mobile World League) East 2020
- 🏆 Top performer di PMGC (PUBG Mobile Global Championship)
- 🥇 Konsisten jadi juara di SEA Championship dan PMPL
Dan secara individu:
- 🥇 MVP PMCO 2019 Global Finals
- 🔫 Top Fragger & Best IGL di berbagai turnamen
- 🌍 Masuk daftar “Top PUBG Mobile Players in the World” versi media internasional
Tapi di balik semua itu, ada kerja keras gila-gilaan. Zuxxy dikenal perfeksionis — setiap match selalu dia review ulang buat nyari kesalahan sekecil apapun. Buat dia, nggak ada kata puas.
Gaya Bermain dan Tipsnya

Sebagai In-Game Leader, gaya main Zuxxy bisa dibilang “kalem tapi berbahaya.” Nggak banyak gaya, tapi sekali bergerak, langsung efektif. Fokusnya selalu ke kemenangan tim, bukan kill individu. Tapi jangan salah, kalau situasi butuh, dia bisa berubah jadi mesin pembunuh tanpa ampun.
Beberapa ciri khas gaya main Zuxxy:
- Rotasi Efisien
Dia jago banget baca zona dan pergerakan lawan. Setiap rotasi timnya tuh kayak udah dipetain matang — nggak gegabah tapi tetap agresif. - Posisi dan Timing Disiplin
Buat Zuxxy, satu kesalahan posisi bisa bikin tim kalah. Sense positioning-nya tajam banget, bikin timnya selalu punya keuntungan di medan tempur. - Komunikasi Solid
Sebagai kapten, Zuxxy selalu jaga komunikasi tetap jelas. Semua anggota tim tahu harus ngapain — dan itu krusial banget buat menang di turnamen besar. - Cepat Beradaptasi
Meta senjata berubah? Map update? Lawan pakai strategi baru? Nggak masalah. Zuxxy selalu punya plan B — bahkan plan C.
Dan yang keren, Zuxxy sering ngasih tips buat player muda yang pengen jadi pro player juga:
“Latihan harus punya tujuan.”
Jangan cuma main, tapi tentuin apa yang mau kamu tingkatin — recoil, posisi, atau teamwork.
“Fokus kuasai satu role dulu.”
Jadi spesialis dulu sebelum nyoba semua role.
“Mental itu lebih penting dari mekanik.”
Nggak cukup cuma jago, tapi harus kuat mental dan bisa jaga emosi pas di bawah tekanan.
“Selalu belajar dari replay.”
Setiap kekalahan itu pelajaran. Lihat ulang match, cari kesalahannya.
“Kerja sama lebih penting dari kill.”
PUBG Mobile itu game tim, bukan solo show. Sinergi > statistik.
Kesimpulan
Perjalanan Zuxxy di dunia PUBG Mobile bukti nyata kalau bakat aja nggak cukup — harus disertai kerja keras, disiplin, dan mental baja. Dari anak Bali yang awalnya cuma main buat hiburan, sekarang dia jadi ikon esports dunia yang ngebanggain Indonesia.
Bersama Bigetron Red Aliens, Zuxxy udah nulis sejarah emas di dunia esports. Dia bukan cuma pemain hebat, tapi juga contoh nyata soal dedikasi, konsistensi, dan rendah hati. Kisahnya ngajarin kita kalau jadi pro player sejati itu nggak cuma soal nge-kill lawan, tapi juga soal kepemimpinan dan teamwork.
Buat kamu yang punya mimpi jadi pro player, ingatlah: Zuxxy juga dulu mulai dari nol. Bedanya, dia nggak pernah berhenti berjuang. Dan karena itu, nama Zuxxy bakal terus dikenang sebagai salah satu pionir terbesar esports Indonesia.