kabargamer – Di scene kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), nama RRQ Ferxiic itu ibarat meteor—datang tiba-tiba, langsung terang, dan susah buat nggak diperhatiin. Waktu masih berseragam EVOS Legends dan dijuluki “Bayi Macan”, dia dikenal sebagai jungler muda yang mekaniknya ngeri, mainnya barbar tapi terukur, dan mentalnya baja. Tapi kayak banyak pemain besar lainnya, perjalanan karier Ferxiic nggak selalu mulus. Ada masa dia naik terus, ada masa drop, sampai akhirnya sempat rehat cukup lama dan bikin fans bertanya-tanya: “Masih bisa balik nggak nih?”
Jawabannya baru kelihatan pas RRQ Hoshi ngumumin comeback-nya di MPL ID Season 16. Pengumuman yang langsung ngeguncang komunitas MLBB Indonesia dan bikin cerita karier Ferxiic tiba-tiba berubah arah.
Artikel ini bakal bahas perjalanan panjang Ferxiic, gaya main khasnya, sampai perannya di misi kebangkitan RRQ Hoshi di salah satu musim paling berat yang pernah mereka hadapi.
Dari EVOS ke RRQ: Perjalanan Panjang, Rehat, dan Comeback yang Mengejutkan

Ferxiic memulai karier dari titik benar-benar bawah. Dari yang awalnya nggak banyak orang kenal, pelan-pelan dia naik lewat kompetisi bersama EVOS. Proses naiknya juga nggak instan—banyak kerja keras, banyak jam terbang, dan yang pasti performa stabil yang bikin orang akhirnya melirik.
Nama Ferxiic mulai makin sering dibahas waktu dia main di EVOS Icon. Di sini, Ferxiic kelihatan lebih matang dari umurnya. Mainnya rapi, micro-nya kuat, dan yang paling kerasa—percaya dirinya tinggi banget walaupun masih main di level MDL. Nggak lama, EVOS promosiin dia ke tim utama, EVOS Legends. Mimpi yang jadi nyata buat pemain muda manapun.
Begitu tampil di MPL, Ferxiic kayak nemu panggung buat bersinar. Dia jadi salah satu pemain yang ditunggu-tunggu setiap match karena gaya mainnya yang agresif tapi stylish. Banyak klipnya viral karena outplay-outplay sadis pakai assassin. Sampai-sampai banyak orang nyebut dia sebagai “the next big thing” buat EVOS.
Tapi yowes, namanya juga kompetisi. Roda pasti muter. Performanya pelan-pelan menurun, meta berubah, tekanan makin gede, dan ada beberapa faktor internal tim yang bikin dia makin jarang turun main. Sampai akhirnya Ferxiic mutusin buat rehat panjang. Fans mulai bertanya-tanya, “Ferxiic balik nggak ya?”
Waktu rumor comeback-nya mulai muncul, banyak yang nebak Ferxiic bakal balik ke EVOS atau gabung tim lain yang lagi naik daun. Tapi yang kejadian malah lebih gila: Ferxiic resmi gabung RRQ Hoshi—rival abadi EVOS. Pengumuman ini langsung ngehebohin komunitas.
Kembalinya Ferxiic bukan sekadar transfer pemain biasa. Ini kayak statement RRQ kalau mereka masih serius banget mau bangkit dari keterpurukan di MPL Season 16. Fans RRQ pun terbelah—ada yang excited, ada yang masih ragu. Tapi yang jelas, nama Ferxiic kembali jadi bahan obrolan panas di komunitas MLBB.
Jungler Mekanik Tinggi: Hero Pool, Agresivitas, dan Cara Ferxiic Mengubah Irama Permainan
Kenapa banyak orang bilang Ferxiic itu jungler bermekanik tinggi? Karena dia bukan pemain yang cuma nunggu momen. Dia yang bikin momen itu. Dia jungler yang mainnya aktif, agresif, dan suka maksa lawan buat main dengan ritme yang dia tentuin.
Hero Pool Ferxiic: Assassin Berbahaya
Ferxiic itu identik dengan hero-hero assassin yang susah dipakai tapi mematikan kalau dikuasai, kayak:
- Ling – Mobilitasnya gila, dan Ferxiic bisa manfaatin setiap dash dengan presisi.
- Fanny – Hero paling susah di MLBB tapi jadi mesin pembunuh di tangan Ferxiic.
- Hayabusa – Burst cepat, outplay tinggi, dan Ferxiic sering bikin moment clutch dari hero ini.
- Benedetta – Lincah banget dan sempurna buat bikin chaos di team fight.
- Lancelot – Penuh dash dan stylish, tapi Ferxiic bisa bikin hero ini jadi senjata mematikan.
Hero-hero dengan skill ceiling tinggi ini bikin lawan nggak bisa lengah sedetik pun.
Gaya Bermain Agresif: High Risk, High Reward
Ferxiic dikenal sebagai pemain yang suka all-in. Dia berani masuk zona yang kelihatan mustahil, eksekusi target penting, dan keluar dengan selamat pakai mekanik tangannya yang cepat. Di RRQ, agresivitasnya langsung ngasih pengaruh besar. RRQ yang sebelumnya terlihat pasif tiba-tiba balik ke gaya main khas mereka: cepat, ganas, dan nggak tertebak.
Ferxiic membuat permainan RRQ jadi:
- Lebih cepat dalam rotasi
- Lebih eksplosif di team fight
- Lebih unpredictable
- Lebih ngandelin pickoff dan momentum
Dia bukan cuma jungler—dia pengatur ritme seluruh tim.
Adaptasi Meta: Tantangan yang Justru Menguatkan
Di Season 16, meta jungler assassin nggak selalu bersahabat. Tank jungler sempat lebih populer. Tapi Ferxiic nunjukin bahwa skill tinggi + adaptasi = tetap bersinar. Dia mulai kuasai hero tank seperti Fredrinn, Baxia, dan Martis. Ini bukti bahwa dia nggak cuma mengandalkan mekanik, tapi juga paham banget soal kebutuhan tim.
Misi Menghidupkan RRQ: Harapan Fans, Tantangan Berat, dan Masa Depan Ferxiic di MPL

Season 16 bisa dibilang salah satu musim paling kelam buat RRQ Hoshi. Tim besar yang biasanya top tier, malah kesulitan dan beberapa kali terbenam di papan bawah. Inkonsistensi, pergantian roster, dan tekanan fans bikin situasi makin berat.
Dan di saat kondisi segelap itu, Ferxiic datang sebagai penyegar suasana.
Harapan Besar dari Kingdom
Fans RRQ (The Kingdom) punya ekspektasi tinggi banget. Mereka percaya Ferxiic bisa:
- Balikin gaya agresif khas RRQ
- Ngasih stabilitas di posisi jungler
- “Ngegendong” tim di momen-momen kritis
Ferxiic dianggap punya paket lengkap buat bantu RRQ bangkit.
Tantangan Berat Ferxiic
Tapi tugasnya nggak ringan. Dia harus cepat adaptasi dengan roster yang sering berubah, meta yang nggak selalu cocok sama hero favoritnya, serta ekspektasi fans yang luar biasa besar. Tapi dari match-match awalnya, terlihat kalau Ferxiic ngasih dampak positif, terutama soal tempo permainan dan keberanian buat eksekusi.
Masa Depan Ferxiic: Pemain yang Akan Mengubah RRQ?
Kalau Ferxiic bisa berkembang stabil, dia punya potensi besar buat jadi:
- Jungler utama jangka panjang RRQ
- Motor strategi early game
- Pemain franchise baru setelah era Albert
Comeback ke RRQ bisa jadi babak baru paling penting dalam kariernya.
Kesimpulan
Ferxiic bukan cuma pemain muda yang balik ke MPL. Dia simbol kebangkitan. Dari wonderkid EVOS, jatuh, rehat panjang, dicurigai bakal hilang dari scene, sampai akhirnya comeback lewat jalur paling plot twist—gabung RRQ Hoshi di masa sulit tim itu.
Di RRQ, Ferxiic hadir sebagai harapan baru: agresif, mekanik tinggi, enerjik, dan punya mental pejuang. Meskipun tekanannya besar, Ferxiic punya semua modal buat jadi salah satu jungler paling berpengaruh di era baru MPL.
Kalau perkembangan positifnya berlanjut, bukan nggak mungkin kisah comeback Ferxiic ini bakal jadi salah satu cerita terbaik di sejarah MLBB Indonesia. RRQ butuh kebangkitan—andai ada yang bisa bantu nyalain apinya lagi, Ferxiic adalah salah satu kandidat paling kuat.