kabargamer – Kalau kamu pemain PUBG Mobile sejati, nama Paraboy pasti udah nggak asing lagi di telinga. Buat banyak orang, dia bukan cuma pro player — dia tuh kayak legenda hidup di dunia battle royale. Tiap kali dia main di turnamen besar, rasanya kayak lagi nonton seni bertarung digital. Julukannya aja “The Sniper God,” dan itu bukan sekadar gimmick. Rahasia aim presisi Paraboy, kayak peluru kendali: cepat, tajam, dan selalu tepat sasaran.
Tapi, pernah nggak sih kamu mikir — gimana caranya Paraboy bisa sepresisi itu? Apakah dia punya cheat rahasia, mantra khusus, atau emang murni bakat dewa? Nah, di artikel ini kita bakal bongkar satu per satu rahasianya — mulai dari setting senjata, sensitivitas, sampai rutinitas latihannya yang bikin dia beda dari player biasa.
Setting Senjata dan Sensitivitas

Banyak orang kira jadi pro player itu tinggal copy-paste setting dari pemain top, dan tiba-tiba langsung jago. Padahal nggak sesimpel itu, bro. Paraboy justru punya pendekatan yang lebih personal.
Dia sadar banget, pengaturan yang cocok buat orang lain belum tentu cocok buat dirinya. Ibarat sepatu — ukuran bisa sama, tapi belum tentu enak dipakai. Makanya, Paraboy butuh berbulan-bulan eksperimen buat nemuin kombinasi sensitivitas dan kontrol yang bener-bener “klik” sama refleks dan gaya mainnya sendiri.
1. Sensitivitas Kamera
Dalam PUBG Mobile, sensitivitas kamera itu ibarat napas karakter kamu. Kalau setting-nya pas, kamu bisa gerak cepat tapi tetap stabil. Paraboy ngatur kameranya biar bisa muter lincah kayak kucing, tapi tetap tenang saat bidik jarak jauh.
Berikut contoh setting dasarnya (bisa kamu jadikan patokan awal, tapi jangan lupa sesuaikan lagi biar nyaman):
- Kamera (Free Look): 120% → Biar punya awareness luas banget.
- TPP Aim: 100% → Pas buat bidikan dari third-person view.
- FPP Aim: 85% → Lebih rendah biar lebih stabil pas di first-person.
- Red Dot, Holo, Aim Assist: 35% → Biar bidikan jarak dekat nggak goyang.
- 2x Scope: 35% → Transisi halus dari no-scope ke low zoom.
- 3x Scope: 27% → Mulai diturunin buat kontrol recoil.
- 4x Scope: 17% → Pas buat mid-range yang presisi.
- 6x Scope: 14% → Bisa diatur buat jadi 3x/4x versi stabil.
- 8x Scope: 12% → Super rendah biar crosshair nggak goyang.
Dengan setting kayak gini, aim Paraboy tetap smooth dan stabil pas gonta-ganti jarak tembak — dari dekat ke jauh dalam hitungan detik.
2. Sensitivitas Gyroscope
Nah, ini dia senjata rahasia sejatinya Paraboy.
Dia dikenal sebagai “raja gyro” karena bener-bener menguasai fitur ini sampai ke level absurd. Buat yang belum tahu, gyroscope bikin kamu bisa ngatur aim cuma dengan miringin HP — bukan cuma pake jempol.
Paraboy pakai gyro bukan sekadar tambahan fitur, tapi udah kayak bagian dari tubuhnya sendiri. Dia pakai pergelangan dan lengan buat jaga stabilitas bidikan, bikin recoil senjata terasa kayak nggak ada.
Contoh pengaturannya:
- Red Dot, Holo, Aim Assist: 300% → Super tinggi buat kontrol cepat.
- 2x Scope: 280%
- 3x Scope: 240%
- 4x Scope: 220%
- 6x Scope: 100%
- 8x Scope: 80%
Gyro ini bikin dia bisa nahan recoil parah tanpa kehilangan kecepatan bidikan. Tapi inget, hasil kayak gini cuma bisa dicapai kalau kamu latihan dan adaptasi lama banget. Jadi jangan langsung nyerah kalau awalnya pusing pakai gyro ya!
3. Layout Kontrol
Layout tombol buat Paraboy itu kayak panggung buat jari-jarinya menari. Dulu dia cuma pakai layout tiga jari, tapi seiring waktu naik ke empat jari biar lebih leluasa.
Dengan empat jari, dia bisa:
- Nembak,
- Melompat,
- Mengintip (peek),
- Dan nunduk…
…semuanya tanpa harus geser jari ke tombol lain. Hasilnya? Gerakannya susah banget ditebak, tapi tetap akurat kayak sniper elit.
Latihan Aim Harian
Aim Paraboy bukan hasil “bakat ilahi” — tapi hasil dari ribuan jam latihan keras. Dia treat game ini kayak atlet profesional: rutin, disiplin, dan fokus ke detail kecil.
1. Training Ground Wajib Tiap Hari
Sebelum main ranked, Paraboy selalu pemanasan 30–60 menit di Training Ground.
Latihannya pun serius:
- Nembak target diam dan bergerak pake berbagai senjata.
- Latihan recoil step-by-step, mulai dari tanpa scope sampai 6x.
- Melatih transisi target kiri–kanan secepat mungkin.
- “Burst shot” buat mid-range, biar hemat peluru tapi tetap akurat.
2. Main TDM buat Latihan Real Fight
Setelah itu, dia lanjut ke mode TDM (Team Deathmatch) buat simulasi pertempuran asli. Di sinilah dia melatih reaksi cepat, strafing, dan ketenangan di situasi chaotic.
3. Fokus ke Konsistensi, Bukan Kill
Yang bikin dia beda: Paraboy nggak ngejar kill banyak waktu latihan. Fokusnya cuma satu — konsistensi.
Setiap peluru harus punya pola yang sama, recoil harus stabil, dan gerakan harus halus. Buat dia, precision > statistik.
4. Latihan Tambahan di Luar Game
Paraboy juga melatih refleks di luar PUBG:
- Main game FPS lain buat asah koordinasi tangan dan mata.
- Latihan napas buat tetap tenang waktu 1v4.
- Nonton ulang gameplay-nya sendiri buat analisis kesalahan kecil.
Inilah yang bikin dia beda — dedikasinya nggak setengah-setengah.
Kesalahan Umum Pemain Biasa

Banyak yang pengen punya aim kayak Paraboy, tapi malah terjebak di kesalahan klasik. Nih, beberapa yang paling sering:
- Copy Setting Tanpa Penyesuaian
Nyontek setting Paraboy boleh, tapi jangan mentah-mentah. Sesuaikan sama ukuran jari dan device kamu. - Latihan Nggak Konsisten
Aim nggak bakal meningkat kalau latihannya cuma “kalau sempat.” Paraboy tiap hari latihan tanpa skip. - Terlalu Fokus ke Kill
Banyak player terlalu haus kill. Padahal Paraboy aja kadang milih nggak nembak kalau posisi belum aman. - Anti Gyroscope
Banyak yang nyerah pas baru coba gyro karena “aneh.” Padahal setelah terbiasa, gyro bisa bikin kamu beda kelas. - Panik Saat Duel
Nah ini, penyakit umum. Panik, tembak asal, dan akhirnya kalah. Paraboy? Tetap tenang kayak air. Dia sabar nunggu momen pas — biasanya pas musuh reload
Kesimpulan
Aim presisi ala Paraboy bukan hasil dari setting ajaib, HP mahal, atau keberuntungan. Itu hasil dari disiplin, latihan gila-gilaan, dan fokus tingkat dewa. Dia tahu setiap recoil senjata, hafal pola tembakan, dan nggak pernah berhenti belajar.
Kalau kamu mau punya aim se-presisi dia, rumusnya simpel:
Disiplin + Konsistensi.
Temuin setting yang cocok buat kamu, latihan tiap hari walau cuma 20 menit, dan jangan lupa evaluasi gameplay-mu sendiri. Karena pro player itu nggak lahir dalam semalam — mereka tumbuh dari ribuan jam latihan dan kesabaran.
Jadi, ayo! Buka Training Ground, atur sensitivitasmu, dan mulai tembak dengan niat. Karena yang ngebedain legenda kayak Paraboy sama pemain biasa cuma satu hal:
Presisi tanpa ampun.