kabargamer – Di dunia esports yang penuh adrenalin, di mana tiap detik berarti dan tiap klik bisa jadi penentu kemenangan, kisah cinta biasanya bukan topik utama. Dunia ini identik dengan strategi, rotasi, dan highlight plays yang bikin jantung deg-degan. Tapi, siapa sangka? Di tengah panasnya kompetisi, muncul cerita manis yang sukses mencuri perhatian — kisah cinta antara Luxxy, si sniper legendaris dari Bigetron Red Aliens, dan Jeha, influencer cantik yang juga aktif di dunia gaming.
Bukan cuma sekadar dua orang terkenal yang jatuh cinta, hubungan mereka punya vibe yang beda. Cerita Luxxy dan Jeha ngasih warna baru di dunia esports Indonesia — lebih hangat, lebih manusiawi, dan pastinya relatable banget buat para fans. Di balik angka kill, statistik, dan strategi, ternyata ada kisah hati yang tumbuh dengan cara natural banget.
Perjalanan Karier Luxxy

Sebelum ngomongin kisah cintanya, yuk kenalan dulu sama si jagoan ini. Nama Luxxy, atau lengkapnya Made Bagas Pramudita, udah kayak legenda hidup di dunia PUBG Mobile. Bareng kembarannya, Zuxxy (Made Prabes), mereka dikenal dengan julukan keren “The Deadly Twins.” Duo maut dari Bigetron Red Aliens (BTR RA) ini pernah bikin dunia terpukau dengan sederet prestasi gila di kancah internasional.
Luxxy udah mulai karier pro-nya sejak usia muda banget. Bayangin, pas orang lain masih sibuk main santai, dia udah latihan keras dan tampil di turnamen besar. Dari awal PUBG Mobile meledak di Indonesia sekitar tahun 2018, bakat Luxxy udah kelihatan banget. Akurasi tembakannya presisi parah, rotasinya licin kayak radar hidup, dan instingnya tajam banget.
Bareng BTR RA, Luxxy sukses bawa Indonesia jadi juara dunia di PMCO 2019 Global Finals — momen bersejarah yang ngebuktiin kalau anak bangsa bisa nguasai panggung esports global. Walau sempat ada masa naik-turun performa tim (ya namanya juga olahraga kompetitif), Luxxy tetap jadi sosok yang stabil dan disegani.
Orangnya tenang, fokus, dan nggak banyak gaya. Tapi begitu di in-game, semua tahu, dia bukan main-main. Fans, rekan tim, sampai rivalnya pun hormat. Di luar turnamen, Luxxy mulai aktif di dunia streaming dan media sosial — di situlah kita bisa lihat sisi lain dari dia: santai, lucu, dan kadang jahil juga. Dan dari momen-momen digital inilah, benih hubungan dengan Jeha mulai tumbuh.
Hubungan Asmara yang Jadi Sorotan
Kabar kedekatan Luxxy dan Jeha awalnya muncul pelan-pelan. Nggak ada pengumuman resmi, tapi fans yang jeli pasti sadar — mulai dari like di postingan, komentar manis, sampai momen bareng di live stream yang vibes-nya udah beda. Awalnya dikira cuma collab biasa antara gamer dan influencer, tapi lama-lama kok makin sering dan makin chemistry-nya dapet banget?
Jeha Anais, si perempuan ceria dan ramah ini, udah dikenal di kalangan gaming sebagai streamer yang enerjik. Waktu dia mulai sering main bareng Luxxy, para netizen langsung heboh. Timeline rame, fanbase bikin editan, dan hashtag “Luxxy Jeha” sempat jadi trending.
Keduanya sering ketahuan lempar-lempar candaan manis, tatapan nggak sengaja, atau gesture protektif di dalam game — hal-hal kecil yang bikin fans auto senyum-senyum sendiri. Walau awalnya mereka masih lowkey, publik udah bisa ngerasain kalau ada sesuatu di antara mereka.
Dan bener aja — ketika Luxxy akhirnya buka suara dan konfirmasi hubungannya dengan Jeha, boom! Dunia PUBG Mobile langsung heboh. Fans pada bahagia kayak baru dapet chicken dinner bareng idola. Apalagi Luxxy, yang biasanya super cool dan jarang ngomongin hal pribadi, kali ini kelihatan lebih cerah dan hangat.
Tentu, ada juga beberapa yang sempat khawatir: “Jangan-jangan hubungan ini ganggu kariernya?” Tapi, Luxxy dan Jeha malah buktiin sebaliknya. Mereka tampil dewasa banget, nggak lebay, nggak pamer berlebihan, tapi tetap terbuka. Mereka menunjukkan bahwa cinta bisa jadi support system yang positif, bukan distraksi. Jeha bukan pengalih fokus — dia justru jadi penyemangat tambahan buat Luxxy.
Dampak Terhadap Fans dan Esports Scene
Kisah cinta Luxxy dan Jeha ternyata bukan cuma bikin fans baper, tapi juga punya dampak positif buat dunia esports. Yuk kita bahas satu per satu.
1. Meningkatkan Engagement di Komunitas Gaming
Hubungan mereka bikin komunitas PUBG Mobile makin hidup! Fans jadi merasa lebih dekat sama idolanya karena bisa lihat sisi lembut Luxxy yang biasanya kalem dan serius. Sekarang, dia terlihat lebih santai, lebih sering bercanda, dan makin relatable. Banyak yang bilang, “Wah, ternyata Luxxy juga bisa bucin!”
2. Kolaborasi Seru antara Esports dan Influencer
Jeha bawa vibe baru ke dunia PUBG Mobile. Dengan latar belakang sebagai content creator, dia menghadirkan sisi hiburan dan lifestyle ke ranah yang biasanya penuh strategi dan ketegangan. Kolaborasi mereka ngebuka peluang baru buat pro player dan influencer buat saling dukung dan berkembang bareng.
3. Inspirasi buat Pemain Muda
Buat para pemain muda yang pengin jadi pro player, kisah Luxxy dan Jeha itu inspiratif banget. Mereka buktiin kalau jadi gamer sukses bukan berarti harus menutup diri dari kehidupan pribadi. Selama bisa jaga fokus dan tanggung jawab, karier dan cinta bisa jalan bareng. Luxxy tetap tampil profesional di turnamen besar walau udah go public sama Jeha — bukti nyata kalau cinta nggak harus ganggu performa.
4. Bikin Citra Esports Makin Positif
Dulu, esports sering dianggap “cuma main game.” Tapi lewat cerita kayak Luxxy dan Jeha, orang jadi sadar kalau dunia ini juga punya sisi manusiawi: kerja keras, emosi, perjuangan, bahkan romansa. Cerita mereka bantu ubah pandangan masyarakat dan bikin esports terlihat lebih keren, lebih nyata, dan lebih hangat.
Kesimpulan

Kisah cinta Luxxy dan Jeha di PUBG Mobile adalah bukti bahwa cinta dan karier bisa jalan bareng, asal sama-sama ngerti dan saling dukung. Dari perjuangan Luxxy yang konsisten di dunia kompetitif sampai hubungan manisnya dengan Jeha yang tumbuh di depan publik, semuanya nyatu jadi satu cerita inspiratif.
Mereka bukan cuma pasangan yang bikin fans senyum-senyum, tapi juga simbol kalau gamer juga manusia biasa — punya hati, emosi, dan kehidupan di luar game.
Dan mungkin, di antara ribuan peluru di Erangel dan Miramar, Luxxy akhirnya nemuin chicken dinner sejatinya — bukan karena headshot atau kill count, tapi karena berhasil menaklukkan hati Jeha. Sebuah kemenangan yang nggak cuma di game, tapi juga di kehidupan nyata.