Awal Mula Terjun di Pro-Scene
kabargamer – Nama BTR Alice alias Maureen Gabriella udah pasti nggak asing di telinga para penggemar PUBG Mobile Indonesia. Sosoknya bukan cuma cewek yang jago main game, tapi udah jadi simbol bahwa gamer cewek juga bisa profesional, berprestasi, dan jadi inspirasi buat banyak orang. Di balik senyum manis dan gaya bicaranya yang lembut, tersimpan cerita panjang penuh kerja keras dan cinta terhadap dunia esports.
Sebelum namanya besar bareng Bigetron Esports, Alice udah lama serius main PUBG Mobile. Di masa itu, dunia esports masih dikuasai para cowok, dan cewek sering banget diremehin. Tapi Alice nggak peduli. Ia tetap gas terus, latihan, dan membuktikan kalau kemampuan nggak kenal gender. Ia main bukan karena pengin tenar, tapi karena bener-bener cinta sama game-nya.
Titik balik besar datang waktu Alice resmi gabung ke Bigetron Ace (BTR Ace), divisi ladies dari Bigetron Esports. Di sinilah skill-nya makin matang. Alice nggak cuma hadir sebagai pemain cewek, tapi beneran unjuk gigi dengan strategi dan konsistensi yang solid. Bersama BTR Ace, ia ikut berbagai turnamen nasional dan hasilnya? Nggak main-main — prestasi demi prestasi berhasil ia raih.
Di dalam tim, Alice dikenal sebagai pemain yang tenang, sabar, dan punya komunikasi yang apik. Ia jadi penyeimbang di tengah panasnya permainan. Ia paham banget kalau esports bukan cuma soal tembak-tembakan, tapi juga soal strategi, kerja sama, dan kontrol emosi.
Nggak heran kalau popularitasnya terus naik. Sosoknya mulai sering muncul di media sosial. Banyak yang kagum, bukan cuma karena gameplay-nya, tapi juga karena kepribadiannya yang ramah dan down to earth. Alice pun jadi ikon—bukti nyata bahwa cewek bisa dihormati di dunia esports tanpa harus kehilangan jati diri.
Bermain Bersama “Red Aliens”

Karier Alice makin bersinar waktu ia makin sering nongol bareng tim utama Bigetron, yaitu Bigetron Red Aliens (BTR RA). Siapa sih yang nggak tahu tim legendaris ini? Dengan nama-nama besar kayak Luxxy, Zuxxy, Ryzen, dan Microboy, BTR RA udah kayak dinasti-nya PUBG Mobile dunia.
Meski Alice bukan bagian dari skuad utama BTR RA di turnamen global, tapi ia sering banget terlibat di berbagai aktivitas bareng mereka. Mulai dari latihan bareng, bikin konten, sampai promosi event. Kehadiran Alice ini bikin suasana makin hidup, apalagi buat para fans. Lewat vlog, livestream, sampai konten-konten lucu di medsos, ia nunjukin sisi lain dari para pemain BTR—nggak melulu serius, tapi juga asik dan seru.
Di masa kejayaan BTR RA, terutama setelah mereka juara di PUBG Mobile Club Open (PMCO) Global Finals 2019, nama Alice makin dikenal luas. Ia jadi bagian penting dari identitas Bigetron—bukan cuma kuat di kompetisi, tapi juga solid di sisi hiburan dan branding.
Tapi di balik semua keseruan itu, Alice tetap setia sama BTR Ace. Ia terus tampil di berbagai ajang seperti PMPL Ladies Series, nunjukin kalau ia nggak pernah lupa sama tim yang membesarkan namanya.
Sayangnya, di tahun 2021, kabar kurang menyenangkan datang. Alice mengalami masalah tulang belakang yang cukup serius. Kondisi ini bikin dia harus rehat panjang dari dunia kompetitif. Para fans langsung banjir dukungan—doa, pesan semangat, dan cinta dari komunitas terus mengalir.
Namun, setelah pertimbangan panjang, Alice akhirnya memutuskan untuk pensiun dari dunia pro-player. Berat sih, tapi ia menghadapi semuanya dengan kepala tegak dan hati ikhlas.
Pensiun dan Menjadi Brand Ambassador BTR

Pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Buat Alice, ini malah jadi awal baru. Bigetron tahu banget kalau Alice bukan cuma sekadar pemain hebat, tapi juga figur yang inspiratif dan punya hubungan dekat dengan komunitas. Jadi nggak heran kalau akhirnya Alice diangkat jadi Brand Ambassador Bigetron Esports.
Sekarang, perannya berubah. Dari yang dulu sibuk latihan dan tanding, kini ia jadi wajah publik Bigetron. Alice fokus bikin konten, promosi event, dan tentu aja menjaga hubungan hangat dengan para fans. Dengan kepribadiannya yang ceria, ia sukses bikin citra Bigetron tetap keren tapi juga hangat dan friendly.
Alice sering hadir di berbagai acara—dari talk show, event esports, sampai kolaborasi dengan brand-brand besar. Di Instagram, TikTok, dan YouTube, ia aktif banget berbagi cerita: mulai dari tips gaming, keseharian, sampai pengalaman seru di dunia esports.
Hal keren dari Alice adalah dia nggak kehilangan semangat atletnya, meskipun udah nggak tanding lagi. Disiplin, fokus, dan semangatnya masih sama kayak dulu. Ia jadi inspirasi, terutama buat gamer cewek yang pengin terjun ke dunia esports. Alice buktiin kalau karier di esports itu luas banget—nggak cuma soal menang, tapi juga soal terus berkembang dan beradaptasi.
Sampai tahun 2025, menurut berbagai media seperti Radar Semarang, Indozone, dan Fokus Muria, Alice masih aktif dan setia di keluarga besar Bigetron. Popularitasnya stabil, bahkan makin matang. Ia udah jadi figur publik yang positif, profesional, dan tetap dekat sama penggemar.
Kesimpulan
Kisah hidup BTR Alice alias Maureen Gabriella adalah contoh nyata bahwa passion yang dijalani sepenuh hati nggak bakal sia-sia. Dari cewek yang dulu harus berjuang lawan stigma, sampai akhirnya jadi Brand Ambassador yang disegani, Alice nunjukin kalau dunia esports itu terbuka buat siapa aja yang punya tekad dan konsistensi.
Bareng BTR Ace, ia berhasil menembus dominasi cowok di dunia kompetitif. Bareng BTR Red Aliens, ia memperluas pengaruhnya dan jadi jembatan antara tim dan komunitas. Dan meski harus pensiun karena alasan kesehatan, Alice nggak menyerah—malah naik level dengan peran barunya.
Sekarang, Alice dikenal bukan cuma sebagai mantan pro-player, tapi juga sebagai ikon esports Indonesia yang terus menginspirasi banyak orang. Kisahnya ngajarin kita bahwa kemenangan sejati bukan cuma soal piala dan trofi, tapi tentang gimana kita bisa bangkit, beradaptasi, dan terus bersinar dalam setiap peran yang kita jalani.
Dengan segudang prestasi dan sikap rendah hatinya, BTR Alice pantas banget disebut Brand Ambassador yang punya prestasi gemilang—seorang legenda yang tetap bersinar, di dalam maupun di luar game.